Pages

Selasa, 30 Juli 2013

Materi Pembelajaran

Contoh Klasifikasi




    • Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
    • Subkingdom : Tracheophyta (Tumbuhan berpembuluh)
    • Divisio : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
    • Sub Divisio : Antophyta (Tumbuhan berbunga)
    • Classis : Dicotyledoneae (berkeping biji dua / dikotil)
    • Sub Classis : Asteridae
    • Ordo : Gentianales
    • Family : Apocynaceae
    • Genus : Adenium
    • Species : Adenium obesum (Forssk.) Roem. & Schult )
    • Nama Daerah : kembang kamboja ( Sembojo jawa)

 



o   Kingdom : Animalia

o   Filum : Chordata
o   Kelas : Mamalia
o   Ordo : Carnivora
o   Familia : Felidae
o   Genus : Panthera
o   Species : Panthera pardus
o   Nama Daerah : Macan Tutul / Harimau Dahan



 


 

o   Kingdom : Animalia
o   Filum : Annelida
o   Kelas : Clitellata
o   Ordo : Haplotaxida
o   Familia : Lumbricidae
o   Genus : Lumbricus
o   Species : Lumbricus rubellus
o   Nama Daerah : Cacing tanah merah



 




    • Kingdom : Plantae
    • Subkingdom : Tracheophyta
    • Divisio : Spermatophyta
    • Sub Divisio : Magnoliophyta
    • Classis : Liliopsida
    • Sub Classis : Arecidae
    • Ordo : Arecales
    • Family : Arecaceae
    • Genus : Cocos
    • Species : Cocos nucifera.
    • Nama daerah : Kelapa, Nyiur

Tingkatan Takson dan Tata Nama

  • Dalam sistem klasifikasi, mahluk hidup dikelompokkan menjadi suatu kelompok besar. Kemudian dibagi menjadi kelompok yang lebih kecil sampai pada akhirnya terbentuk kelompok terkecil yang beranggotakan satu jenis mahluk hidup.
  • Tingkatan pengelompokan disebut takson. Ilmu yang mempelajari tentang takson disebut Taksonomi.
  • Semakin tinggi tingkat taksonnya :
         ·         Anggotanya semakin banyak
         ·         Tingkat persamaannya semakin kecil
         ·         Detail pengelompokkannya semakin sederhana
         ·         Perbedaannya semakin banyak karena tuntutan kesamaannya sedikit
         ·         Tingkat kekerabatannya semakin jauh
  • Sebaliknya semakin rendah tingkat takson, maka sifat-sifatnya berkebalikan.
  • Tata Urutan Takson :
          ·         Kingdom/Kerajaan
          ·         Divisio/Phylum
          ·         Classis/Kelas
          ·         Ordo/Bangsa
          ·         Family/Keluarga
          ·         Genus/Marga
          ·         Species/Jenis
1. KINGDOM
Kingdom merupakan tingkatan takson tertinggi makhluk hidup. Kebanyakan ahli Biologi sependapat bahwa makhluk hidup di dunia ni dikelompokkan menjadi 5 kingdom (diusulkan oleh Robert Whittaker tahun 1969). Kelima kingdom tersebut antara lain : Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia. Sedangkan pada tahun 1977 Carl Woese membagi Kingdom monera sehingga kelompok mahluk hidup menjadi 6 kingdom, yaitu : Archaebacteria, Eubacteria, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia.

2. FILUM/DIVISIO (KELUARGA BESAR)
 Nama filum digunakan pada dunia hewan, dan nama division digunakan pada tumbuhan. Filum atau division terdiri atas organisme-organisme yang memiliki satu atau dua persamaan ciri. Nama filum tidak memiliki akhiran yang khas sedangkan nama division umumnya memiliki akhiran khas, antara lain phyta dan mycota

3. KELAS (CLASSIS)
 Kelompok takson yang satu tingkat lebih rendah dari filum atau divisio 

4. ORDO (BANGSA)
Setiap kelas terdiri dari beberapa ordo. Pada dunia tumbuhan, nama ordo umumnya diberi akhiran ales

5. FAMILI 
Famili merupakan tingkatan takson di bawah ordo. Nama famili tumbuhan biasanya diberi akhiran aceae, sedangkan untuk hewan biasanya diberi nama idea. Dalam penyebutan indonesia nama suku selalu diulang penyebutannya : kacang-kacangan , angrek-anggrekan , jahe-jahean.

6. GENUS (MARGA)
Genus adalah takson yang lebih rendah dariada famili. Nama genus terdiri atas satu kata, huruf pertama ditulis dengan huruf kapital, dan seluruh huruf dalam kata itu ditulis dengan huruf miring atau dibedakan dari huruf lainnya. 

7. SPECIES (JENIS) 
Species adalah takson yang terendah. Spesies adalah suatu kelompok organisme yang dapat melakukan perkawinan antar sesamanya untuk menghasilkan keturunan yang fertil (subur) aturan penulisannya disebut binomial nomenklatur.

  • TATA NAMA BINOMIAL NOMENKLATUR

Untuk memudahkan komunikasi, makhluk hidup harus diberikan nama yang unik dan dikenal di seluruh dunia. Berdasarkan kesepakatan internasional, digunakanlah metode binomial nomenklatur. Metode binominal nomenklatur artinya tata nama ganda. Disebut tata nama ganda karena pemberian nama jenis makhluk hidup selalu menggunakan dua kata (nama genus dan species) 

Aturan pemberian nama adalah sebagai berikut :
1.   Nama species terdiri atas dua kata, kata pertama merupakan nama genus, sedangkan kata kedua            merupakan penunjuk spesies (epitheton specificum) 
2.   Huruf pertama nama genus ditulis huruf kapital, sedangkan huruf pertama penunjuk spesies/jenis digunakan huruf kecil
3.   Nama species menggunakan bahasa latin atau yang dilatinkan 
4.   Nama species harus ditulis berbeda dengan huruf-huruf lainnya (bisa miring, garis bawah, atau lainnya) 
5.   Jika nama species tumbuhan terdiri atas lebih dari dua kata, kata kedua dan berikutnya harus digabung atau diberi tanda penghubung. 
6.   Jika nama species hewan terdiri atas tiga kata, kata ke tiga tersebut bukan nama species, melainkan nama subspecies (anak jenis), yaitu nama takson di bawah species 
7.   Nama species juga mencantumkan inisial pemberi nama tersebut, misalnya jagung (Zea Mays L.). huruf L tersebut merupakan inisial Linnaeus.

Earth Song By Michael Jackson



Sambil beraktivitas, ada baiknya sejenak kita merefleksikan aktivitas manusia yang menyebabkan kehancuran biosfer, tempat tinggal seluruh mahluk hidup rusak, kehidupan mahluk hidup terenggut oleh karena ketamakan manusia. Lagu ini mengingatkan kita manusia untuk bersama-sama menjaga kelestarian bumi tempat tinggal kita, dan dapat menjadi refleksi kita bersama bagaimana kondisi bumi kita saat ini. Selamatkan bumi mulai dari diri sendiri… jangan biarkan bumi menangis…
—————————————–
What about sunrise
What about rain
What about all the things
That you said we were to gain.. .
What about killing fields Is there a time
What about all the things
That you said was yours and mine…
Did you ever stop to notice
All the blood we’ve shed before
Did you ever stop to notice
The crying Earth the weeping shores?
Aaaaaaaaaah Aaaaaaaaaah
Oooooow
What have we done to the world
Look what we’ve done
What about all the peace
That you pledge your only son…
What about flowering fields
Is there a time
What about all the dreams
That you said was yours and mine…
Did you ever stop to notice
All the children dead from war
Did you ever stop to notice
The crying Earth the weeping shores
Aaaaaaaaaaah Aaaaaaaaaaah
Oooooow
I used to dream
I used to glance beyond the stars
Now I don’t know where we are
Although I know we’ve drifted far
Aaaaaaaaaaah AaaaaaaaaaaahAaaaaaaaaaah Aaaaaaaaaaaah
Oooooow Oooooow
Hey, what about yesterday(What about us)
What about the seas(What about us)
The heavens are falling down(What about us)
I can’t even breathe(What about us)
What about the bleeding Earth(What about us)
Can’t we feel its wounds(What about us)
What about nature’s worth(ooo,ooo)
It’s our planet’s womb(What about us)
What about animals(What about it)
We’ve turned kingdoms to dust(What about us)
What about elephants(What about us)
Have we lost their trust(What about us)
What about crying whales(What about us)
We’re ravaging the seas(What about us)
What about forest trails(ooo, ooo)
Burnt despite our pleas(What about us)
What about the holy land(What about it)
Torn apart by creed(What about us)
What about the common man(What about us)
Can’t we set him free(What about us)
What about children dying(What about us)
Can’t you hear them cry(What about us)
Where did we go wrong(ooo, ooo)
Someone tell me why(What about us)
What about babies(What about it)
What about the days(What about us)
What about all their joy(What about us)
What about the man(What about us)
What about the crying man(What about us)
What about Abraham(What was us)
What about death again(ooo, ooo)
Do we give a damn

Klasifikasi Mahluk Hidup



Klasifikasi Mahluk Hidup

  • Dasar dari klasifikasi mahluk hidup adalah persamaan dan perbedaan ciri-ciri pada berbagai jenis mahluk hidup.

  • Klasifikasi yang umum digunakan adalah 6 kingdom (Carl Woese, 1977), yaitu : kingdom Archaebacteria, Eubacteria, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia.

  • Kingdom Archaebacteria : organisme prokariota (tidak memiliki membran inti sel, namun memiliki metabolisme yang mirip dengan mahluk eukariotik. Bersifat heterotrof dan autotrof (beberapa memiliki pigmen fotosintetik yaitu bakteriorodopsin). Hidup pada habitat ekstrem (mis : sumber air panas dan telaga garam). Archaebacteria dibagi dalam 3 kelompok :

Ø  Metanogen (membentuk gas metana)
Ø  Halofilik (hidup di tempat berkadar garam tinggi)
Ø  Termo asidofilik (hidup di tempat yang asam dan bersuhu tinggi)

  • Kingdom Eubacteria (Bakteri) : organisme prokariota, dibedakan dari Archaebacteria dilihat melalui metabolisme dan dinding selnya (mengandung peptidoglikan).

  • Kingdom Protista : organisme eukariota (memiliki membrane inti sel). Anggota kingdom ini a.l Protista mirip hewan (protozoa), Protista mirip tumbuhan (alga uniseluler), dan Protista mirip jamur (jamur lendir dan jamur air)
  • Kingdom Fungi : memiliki dinding sel seperti tumbuhan , namun tidak dapat melakukan fotosintesis. Bersifat saprofit (organisme yang hidup mendapatkan bahan organik dari organisme yang telah mati atau membusuk). Terdiri atas jamur uniseluler (ragi) dan jamur multiseluler.

  • Kingdom Plantae (Tumbuhan): organisme multiseluler yang eukariotik, bersifat autotrof dan memiliki pigmen fotosintetik/klorofil. Anggota kingdom ini a.l Lumut, Paku-Pakuan, dan tumbuhan biji.

  • Kingdom Animalia (Hewan) : organisme multiseluler eukariotik, bersifat heterotrof, dapat bergerak aktif dan tidak memiliki dinding sel. Kingdom ini dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu : Avertebrata (tidak mempunyai tulang belakang), cont : Porifera, Coelenterata, Vermes, Anelida, Insecta, Molusca, dll. Dan Vertebrata (bertulang belakang), cont : aves, mamalia, reptilia, amphibia, pisces.