Pages

Tampilkan postingan dengan label jaringan hewan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jaringan hewan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 November 2014

RANGKUMAN UAS KELAS XI GANJIL - SISTEM GERAK

Sistem gerak manusia dibedakan menjadi 2, yaitu : sistem gerak pasif (RANGKA) dan sistem gerak aktif (OTOT)

RANGKA
  • Fungsi tulang :
    • memberi bentu tubuh
    • melindungi alat tubuh yang vital
    • menahan dan menegakkan tubuh
    • tempat perlekatan otot
    • tempat menyimpan mineral --> kalsium dan fosfor
    • tempat pembentukan sel darah --> sumsum merah
    • tempat menyimpan energi berupa lemak --> tersimpan di sumsum kuning
  • Rangka dibedakan menjadi 2 berdasarkan kegunaannya, yaitu : rangka aksial (tidak digunakan utk pergerakan) & rangka apendikular (digunakan utk pergerakan)
    •  Rangka aksial :
      • berfungsi sebagai pelindung organ tubuh
      • contoh rangka aksial => tulang tengkorak (utk pelindung otak), tulang hioid (tempat melekatnya lidah), tulang belakang (menyangga berat tubuh), tulang dada&rusuk (sbg perisai pelindung organ penting di dada)
    • Rangka apendikular :
      • berfungsi langsung untuk pergerakan
      • contoh rangka apendikular  : 
        • tulang panggul
        • bahu (tulang selangka, tulang belikat/scaptula)
        • telapak tangan (tulang pergelangan tangan/carpal, tulang telapak tangan/metacarpal, dan ruas jari/phalanges)
        • tulang lengan (tulang lengan atas/humerus, tulang pengumpil/radius, tulang hasta/ulna)
        • tungkai (tulang paha/femur, tulang kering/tibia, tulang betis/fibula)
        • telapak kaki (tulang pergelangan kaki/tarsal, tulang telapak kaki/metatarsal, ruas jari/phalanges) 
  • Rangka terbagi menjadi 4 berdasarkan bentuknya, yaitu : tulang pipa, tulang pipih, tulang pendek, tulang tak berbentuk.
    • tulang pipa :
      • tulang yang berbentuk memanjang
      • contoh fibula (tulang betis), tibia (tulang kering), ulna (tulang hasta), dan radius (tulang pengumpil)
      • tulang pipa terbagi menjadi 3 bagian :
        • bagian tengah (diafisis) => daerah tempat dimulainya proses osifikasi
        • bagian ujung (epifisis) => terdiri dari tulang rawan persendian
        • cakra epifisis => celah sempit diantara epifisis dan diafisis. banyak terdapat  tulang spons yang kaya osteoblas sehingga memungkinkan untuk tumbuh memanjang

    • tulang pipih
      • tersusun atas lempengan tulang kompak dan tulang spons, di dalamnya terdapat sumsum tulang
      • fungsi sebagai pelindung & penyokong
      • contoh tulang pipih : tulang rusuk (ribs), tulang belikat (scaptula), tulang tengkorak (cranial) 
    • tulang pendek
      • terdapat pada pergelangan kaki (tarsal), pergelangan tangan (karpal), dan ruas tulang belakang
    • tulang tak berbentuk
      • memiliki bentuk yang tak tertentu
      • terdapat pada tulang penyusun wajah dan tulang belakang
  • Hubungan antara tulang yang satu dengan lainnya adalah persendian (artikulasi)
  • Komponen penunjang sendi :
    • ligamen : jaringan ikat yang menghubungkan tulang dengan tulang
    • kapsul sendi : lapisan serabut yang melapisi sendi dan menghubungkan 2 tulang yang membentuk persendian
    • cairan sinovial : cairan pelumas yg terdapat pada kapsul sendi
    • tulang rawan hialin : jaringan tulang rawan yg menutupi persendian. fungsi : untuk menjaga persendian dari benturan keras 
  • Terdapat 3 jenis hubungan antar tulang, yaitu : sinartrosis, amfiartrosis, diartrosis
    • Sinartrosis => hubungan antar tulang yg tidak memungkinkan adanya gerakan (tidak memiliki celah sendi)
      • Sinartrosis sinfibrosis / Sutura --> hubungan antartulang tengkorak (cranial)
      • Sinartrosis sinkondrosis --> hubungan antara tulang rusuk dengan ruas tulang dada
    • Amfiartrosis => hubungan antar tulang yg memungkinkan adanya sedikit gerakan/terbatas (karena dihubungkan oleh kartilago)
      • hubungan antara tulang rusuk dengan tulang belakang
      • hubungan antara tulang betis dan tulang kering
      • hubungan pada tulang kemaluan
    • Diartrosis => hubungan antar tulang yang memungkinkan terjadinya banyak gerakan/bebas
      • Sendi peluru (ball &socket joint) --> gerakan bebas ke segala arah. contoh : tulang paha dan tulang pinggul, hubungan antara tulang bahu dan tulang lengan atas (humerus)
      • Sendi engsel (hinge joint) --> gerakan 1 arah / berporos. cont : siku dan lutut
      • Sendi pelana (saddle joint) --> gerakan 2 arah. cont : ibu jari
      • Sendi luncur --> memungkinkan adanya gerakan menggeliat, membungkuk, dan menengadah. cont : ruas-ruas tulang belakang
      • sendi putar (pivot joint)--> sendi antara tulang tengkorak dengan tulang atlas (memungkinkan gerakan menengok, menggeleng, maju-mundur, dsb)
OTOT
  • Otot memiliki tiga kemampuan khusus yaitu :
    • Kontraktibilitas: kemampuan untuk berkontraksi / memendek.
    • Ekstensibilitas: kemampuan untuk melakukan gerakan kebalikan dari gerakan yang ditimbulkan saat kontraksi.
    • Elastisitas: kemampuan otot untuk kembali pada ukuran semula setelah berkontraksi. Saat kembali pada ukuran semula otot disebut dalam keadaan relaksasi.
     
  • Otot yang berkaitan dengan sistem gerak adalah otot lurik
    • otot merupakan kumpulan berkas/serat otot. 
    • setiap serat otot tersusun oleh miofibril
    • setiap miofibril tersusun oleh satuan kontraktil yang disebut sarkomer
    • setiap sarkomer tersusun atas filamen tipis (AKTIN) dan filamen tebal (MIOSIN)
    • otot lurik terdiri dari bagian : ventrikel (empal) => bagian otot yang mempunyai daya kontraksi paling besar, dan tendon (urat otot) => penghubung otot dengan tulang.
    • berdasarkan cara melekatnya pada tulang, tendon dibedakan menjadi :
      • origo => tendon yg melekat pada tulang yang tidak bisa bergerak
      • insersio => tendon yang melekat pada tulang yang bisa bergerak
  • Sifat kerja otot : Antagonis dan Sinergis
    • Antagonis => kerja otot yang kontraksinya menimbulkan efek gerak berlawanan
      • EKSTENSOR (meluruskan) dan FLEKSOR (membengkokkan)
      • ABDUKTOR (menjauhi badan) dan ADDUKTOR (mendekati badan)
      • DEPRESOR (ke bawah) dan ELEVATOR (ke atas)
      • SUPINATOR (menengadah) dan PRONATOR (menelungkup)
    • Sinergis => kerja otot yang kontraksinya menimbulkan efek gerak searah
      • contoh : pronator teres dan pronator kuadratus
  • Mekanisme gerak otot :
    •  Otot mulai berkontraksi apabila terkena rangsang. Kontraksi otot dikenal dengan nama “model pergeseran filamen” (sliding filament mode)
    • Miofibril terdiri dari dua jenis:
          Filamen tebal: terdiri dari miosin
          Filamen tipis: Terdiri dari Aktin dan protein regulator(tropomiosin dan troponin)
       
    • Kontraksi otot dipicu oleh impuls saraf
    • Kontraksi otot diawali oleh datangnya impuls saraf. Pada saat datang impuls, sinapsis atau daerah hubungan antara saraf dan serabut otot dipenuhi oleh asetil kolin. Asetil-kolin ini akan merembeskan ion-ion kalsium (Ca2+) ke serabut otot. Ion kalsium akan bersenyawa dengan molekul, troponin, dan tropomiosin yang menyebabkan adanya sisi aktif pada filamen tipis (aktin). Kepala miosin (filamen tebal), segera bergabung dengan filamen tipis tepat pada sisi aktif. Gabungan sisi aktif dengan kepala miosin disebut jembatan penyeberangan (cross bridges).
    • Segera setelah terbentuk, jembatan penyeberangan tersebut membebaskan sejumlah energi dan menyampaikan energi tersebut ke arah filamen tipis. Proses ini menyebabkan filamen tipis mengerut. Secara keseluruhan sarkomer ikut mengerut yang mengakibatkan otot pun berkerut. Kepala miosin akan lepas dari filamen tipis.
    • Proses ini memerlukan ATP yang diambil dari sekitarnya. Dengan peristiwa ini, maka filamen tipis akan lepas dari filamen tebal. Secara keseluruhan otot akan relaksasi kembali. Proses ini berulang sampai 5 kali dalam jangka waktu satu detik. Jadi, kontraksi otot akan berlangsung selama ada rangsangan. Apabila tidak ada rangsangan maka ion kalsium akan direabsorpsi. Pada saat itu pun troponin dan tropomiosin tidak memiliki sisi aktif lagi dan sarkomer dalam keadaan istirahat memanjang berelaksasi.
    •  Singkatnya :
      • sarkomer terdiri atas satuan gelap dan satuan terang
      • garis gelap disebut zona Z => pembatas antar sarkomer, sedangkan garis/satuan terang disebut zona H
      • zona H adalah daerah yang hanya terdapat filamen tebal (miosin) saja
      • di tengah zona H terdapat garis M
      • pita A adalah daerah yang tumpang tindih antara aktin dan miosin (terdapat aktin dan miosin)
      • pita I adalah daerah yang hanya terdapat filamen aktin saja
      • pada saat kontraksi => filamen aktin melekat dengan filamen miosin sehingga terbentuk jembatan dan membebaskan energi (ATP dan kreatin fosfat menjadi ADP + Ca2+) --> menyebabkan filamen aktin mengerut --> secara keseluruhan sarkomer berkerut dan menyebabkan otot berkontraksi.
      • pada saat relaksasi => kepala miosin lepas dari aktin -->ADP berubah kembali menjadi ATP --> menyebabkan filamen aktin dan keseluruhan sarkomer kembali ke bentuk semula
      • kesimpulan : pada saat kontraksi penuh, yang terjadi adalah :
        • zona Z bertambah panjang
        • zona H menghilang
        • pita I memendek
        • pita A menyatu
 
  • Gangguan dalam sistem gerak :
    • Tulang :
      • kecelakaan => memar, fraktura (patah tulang)
      • sikap tubuh yang salah => skoliosis ( tulang belakang melengkung ke samping), lordosis (tulang belakang melengkung ke depan), kifosis (tulang belakang melengkung ke belakang --> tampak bungkuk) 
      • osteoporosis => gangguan tulang yang disebabkan kekurangan hormon kelamin
      • nekrosa
    • Sendi :
      • dislokasi => tertariknya ligamen
      • ankilosis => sendi tidak dapat digerakkan
      • artritis => infeksi sendi yang ditandai dengan peradangan
        • Gout artritis --> tersimpannya asam urat di dalam sendi
        • Osteoartripis --> menipisnya tulang rawan
        • Artritis eksudatif
        • Atritis sika
      • infeksi virus dan bakteri pada sendi
    • Otot :
      • Atrofi => mengecilnya otot sehingga kehilangan kemampuan berkontraksi
      • Hipertrofi => membesarnya otot akibat dilatih secara berlebihan
      • Tetanus => otot yang terus menerus berkontraksi (kejang otot)
      • Hernia (Turun Bero) => sobeknya otot perut yang mengakibatkan usus melorot ke bawah

Jumat, 28 November 2014

RANGKUMAN UAS KELAS XI GANJIL - SISTEM SIRKULASI PART 2

  • Organ-organ peredaran darah : terdiri atas JANTUNG dan  PEMBULUH DARAH
    • Jantung berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh untuk menyediakan oksigen beserta zat-zat lain untuk kepentingan seluruh sel dalam tubuh.
    • Jantung tersusun oleh otot jantung yang bekerja diluar kesadaran => diatur oleh sistem saraf otonom (saraf tak sadar) yaitu saraf simpatik -->bekerja mempercepat denyut jantung & saraf parasimpatik --> bekerja memperlambat denyut jantung.
    • Jantung dan pembuluh darah besar dibungkus oleh membran perikardium => kantong yang terdiri dari lapisan ganda dan elastis / dapat membesar dan mengecil, mengandung cairan perikardial dan melekat pada diafragma, sternum, dan pleura (selaput pembungkus paru-paru)
    • Jantung memiliki 4 ruangan, yaitu: atrium (serambi) kanan dan kiri, dan ventrikel (bilik) kanan dan kiri.
    • Jantung bagian kanan berhubungan dengan fungsi pertukaran gas oksigen dan karbondioksida di paru-paru => jantung kanan memompa darah ke paru-paru
    • Jantung bagian kiri berhubungan dengan fungsi peredaran darah ke seluruh tubuh => jantung kiri memompa darah ke seluruh tubuh
      • serambi kanan (Atrium Dexter) menerima aliran darah balik dari seluruh tubuh (darah kotor kaya CO2)
      • serambi kiri (Atrium Sinister) menerima darah dari paru-paru (darah bersih kaya O2)
      • bilik kanan (Ventrikel Dexter) memompa darah ke paru-paru 
      • bilik kiri (Ventikel Sinister) memompa darah ke seluruh tubuh
    • Atrium dan ventrikel dipisahkan oleh katup yang berfungsi mencegah baliknya aliran darah dari ventrikel ke atrium => normalnya darah mengalir dari atrium ke ventrikel, bukan sebaliknya !!!
    • terdapat 3 macam katup (valvula) jantung, yaitu : trikuspidalis, bikuspidalis dan semilunaris
      • Valvula Trikuspidalis => katup pemisah antara atrium kanan dan ventrikel kanan
      • Valvula Bikuspidalis (Katup Mitral) => katup pemisah antara atrium kiri dan ventrikel kiri
      • Valvula Semilunaris paru-paru (Katup Pulmonari) => katup pemisah antara ventrikel kanan dan arteri pulmonalis
      • Valvula Semilunaris aorta (Katup Aorta) => katup pemisah antara ventrikel kiri dan aorta

    • Jantung terletak dalam rongga dada dan dilindungi oleh sternum (tulang dada), ribs (tulang rusuk) dan vertebral (tulang belakang) => terletak diantara paru-paru
    • Gerak jantung dikendalikan oleh sistem elektrik pada otot jantung, sehingga otot jantung dapat berkontraksi dan berelaksasi. Kontraksi dan relaksasi dinding-dinding otot jantunf menyebabkan darah dapat mengalir dari bagian satu ke bagian lain di dalam jantung.
    • Cara kerjanya :
      • Darah dengan kandungan oksigen rendah/kaya CO2 dari seluruh tubuh masuk ke serambi kanan melewati katup trikuspidalis. => setelah atrium kanan terisi darah, dia akan mendorong darah ke dalam ventrikel kanan
      • Kontraksi dinding ventrikel kanan menyebabkan darah masuk ke arteri pulmonalis melalui katup pulmonari untuk menuju ke paru-paru. => di paru-paru terjadi pertukaran CO2 dengan O2.
      • Darah kaya O2 (darah bersih) mengalir dalam vena pulmonalis menuju atrium kiri.
      • Setelah atrium kiri terisi darah, darah didorong masuk menuju ventrikel kiri oleh katup bikuspidalis (katup mitral) => darah sudah siap diedarkan keseluruh tubuh
      • dari ventrikel kiri, darah selanjutnya dipompa  melewati katup aorta utk masuk ke dalam aorta dan diedarkan untuk seluruh tubuh kecuali paru-paru.
    • Sistole => keadaan jantung yang sedang berkontraksi (mengempis) membuat tekanan ruang jantung maksimal
    • Diastole => keadaan jantung yang sedang berelaksasi (mengendur) membuat tekanan jantung menjadi paling rendah / minimal
    • Tekanan darah normal : Sistole 120 mmHg dan Diastole 80mmHg
    •  Dalam melakukan tugas peredaran darah, jantung dibantu organ Pembuluh Darah
    • Terdapat 2 jenis pembuluh darah, yaitu pembuluh darah arteri (nadi) => pembuluh darah yang arah alirannya keluar dari jantung, dan pembuluh darah vena (balik) => pembuluh darah yang arah alirannya menuju/masuk ke jantung
    • Ciri-ciri pembuluh darah arteri (nadi) :
      • dinding otot tebal, kuat, dan elastis 
      • tidak memiliki katup => hanya ada di pangkal aorta (katup aorta)
      • letak jauh dari permukaan tubuh
      • tekanan pembuluh kuat => jika terluka darah akan memancar keluar
      • arah alirannya keluar dari jantung
      • denyutnya terasa
      • darah yang dibawa kaya akan oksigen => pengecualian untuk arteri pulmonalis krn membawa darah kaya CO2 menuju paru-paru.
      • darah yang keluar jantung melalui 2 pembuluh arteri, yaitu :
        • arteri pulmonalis => membawa darah kaya CO2 ke paru-paru
        • aorta => membawa darah kaya O2 ke seluruh tubuh
    • Ciri-ciri pembuluh darah vena (balik) : 
      • dinding otot lebih tipis dan tidak elastis
      • di sepanjang pembuluh terdapat katup semilunaris => menyebabkan darah mengalir ke satu arah
      • tekanan pembuluh lemah
      • terletak dekat dengan permukaan kulit shg mudah dikenali => jika terluka darah hanya merembes
      • arah alirannya masuk menuju jantung
      • denyutnya tidak terasa
      • darah yang dibawa kaya akan karbondioksida => pengecualian untuk vena pulmonalis krn membawa darah kaya O2 dari paru-paru menuju atrium kiri jantung
      • secara garis besar pembuluh vena dibagi menjadi 3, yaitu :
        • vena pulmonalis => membawa darah kaya oksigen kembali ke serambi kiri jantung
        • vena kava => membawa darah kaya CO2 dari tubuh menuju serambi kanan jantung. Terdapat pembagian tugas, yaitu : vena kava superior --> membawa darah dari tubuh bagian atas dan vena kava inferior --> membawa darah dari tubuh bagian bawah
        • vena porta hepatica => mengangkut darah dari saluran pencernaan (lambung, usus, limpa dsb) menuju ke hati sebelum akhirnya kembali ke jantung 

  • Peredaran darah manusia adalah peredaran darah tertutup => darah dialirkan melalui pembuluh darah
    • Peredaran darah manusia adalah peredaran ganda => darah mengalir melewati jantung sebanyak 2 kali
    • Terdapat 2 pola peredaran darah, yaitu : Peredaran darah BESAR/SISTEMIK dan Peredaran darah KECIL/PULMONARI
      • Sistem peredaran darah SISTEMIK (Besar) :
                           aorta                                                    vena kava superior & inferior
Ventrikel kiri -----------> Tubuh bagian atas dan bawah ---------------------> Atrium kanan 
      • Sistem peredaran darah PULMONARI (Kecil) :
                             arteri pulmonalis                          vena pulmonalis
Ventrikel kanan ------------------------> Paru-paru --------------------> Atrium kiri
  • Sistem peredaran getah bening (limfatik) merupakan pendukung sistem peredaran darah dari segi pengangkutan dan pertahanan tubuh
  • Fungsi sistem limfe :
    • mengembalikan kelebihan cairan jaringan
    • mengendalikan kualitas cairan jaringan sebelum dikembalikan ke sistem peredaran darah
    • mengeluarkan zat toksin & sel rusak dari jaringan setelah terjadi infeksi
    • mengangkut lemak dari usus ke sistem peredaran darah
    • mengembalikan protein plasma ke dalam sistem sirkulasi
    • mengangkut limfosit
    • menyaring dan menghancurkan mikroorganisme
    • menghasilkan zat antibodi
  • Organ penyusun sistem limfe :
    • Nodus limfe => submaksila (bagian dasar mulut), servik (leher), supratoklear (diatas lekukan siku), ketiak, dsb
    • kelenjar timus --> penghasil limfosit T
    • kelenjar amandel (tonsil)
    • limpa (spleen)
  • Pembuluh Limfe :
    • DUCTUS THORAXICUS (pembuluh limfe dada kiri) => mengangkut getah limfe dari alat-alat tubuh bagian atas dan bawah sebelah kiri. Pembuluh limfe ini kemudian masuk ke vena di bawah selangka kiri
    • DUCTUS LIMFATICUS DEXTER (Pembuluh limfe kanan) => mengangkut getah limfe dari alat-alat tubuh bagian atas dan bawah sebelah kanan. Pembuluh limfe ini kemudian berakhir di vena di bawah selangka kanan
  • Kelainan pada sistem peredaran darah :
    • Hemofilia => darah tidak bisa membeku, gangguan pada trombosit
    • Thalassemia => kelainan eritrosit berbentuk tidak normal
    • Sickle cell anemia => kelainan eritrosit berbentuk bulan sabit dengan hemoglobin berbentuk S dan mudah rapuh
    • Anemia (kekurangan darah)
    • Leukimia (kanker darah) => penambahan sel darah putih secara tidak terkendali
    • Sklerosis => pengerasan pembuluh nadi. 
      • arterosklerosis --> disebabkan endapan lemak
      • arteriosklerosis --> disebabkan endapan kapur
    • Eritroblastosis fetalis => penyakit kuning pada bayi disebabkan masuknya aglutinin RhD darah ibu (Rh-) ke dalam darah anaknya yg bergolongan Rh+
    • Jantung koroner => tersumbatnya arteri koroner (arteri yg memasok darah beroksigen ke otot jantung) sehingga aliran darah yg sampai ke otot jantung hanya sedikit
    • Trombus & Embolus
    • Varises => pelebaran pembuluh vena. umumnya terjadi di sekitar betis dan kaki
    • Hemoroid/Wasir/Ambeien => pelebaran pembuluh vena di sekitar anus
    • Hipertensi => Sistole sangat tinggi di atas normal
    • Hipotensi => Sistole sangat rendah di bawah normal
    • Limfangitis => gangguan pada sistem limfe
    • Edema => kelebihan cairan interstitial (cairan plasma) pada ruangan antar sel

Kamis, 27 November 2014

Rangkuman UAS Kelas XI GANJIL - Jaringan Hewan

JARINGAN HEWAN

Jenis jaringan yang umumnya dimiliki oleh Vertebrata dan manusia adalah :
=> Jaringan epitel
=> Jaringan ikat
=> Jaringan otot
=> Jaringan tulang
=> Jaringan saraf

A. JARINGAN EPITEL
  • Jaringan epitel merupakan jaringan yang berperan melapisi permukaan tubuh dan membatasi rongga-rongga tubuh
    • epitel yang melapisi lapisan luar tubuh => EPITELIUM
    • epitel yang melapisi/membatasi rongga tubuh =>MESOTELIUM
    • epitel tang melapisi organ tubuh => ENDOTELIUM
  • Fungsi jaringan epitel :
    • melindungi jaringan di bawahnya dari kerusakan
    • mengangkut zat-zat antar jaringan/rongga yang dibatasinya
    • sekresi (pengeluaran) enzim --> khusus pada epitel di saluran pencernaan
    • penerima rangsang (reseptor) 
  • Macam-macam epitel : berdasarkan strukturnya terdapat beberapa jenis jaringan epitel :
    • Epitel Pipih (Skuamosa) : ciri-ciri => pipih, nukleus bulat ditengah sel
      • Epitel pipih selapis -->fungsi untuk difusi, osmosis, filtrasi & sekresi
        • terdapat pada : pembuluh limfe, pembuluh darah kapiler, selaput pembungkus jantung (perikardium), paru (alveolus), ginjal, dan selaput perut  
      • Epitel pipih berlapis --> fungsi sbg pelindung/proteksi
        • terdapat pada : rongga mulut, rongga hidung, esofagus, telapak kaki, vagina
    • Epitel Kubus (Kuboid) : ciri-ciri => berbentuk kubus, nukleus bulat besar di tengah
      • Epitel kubus selapis --> fungsi sebagai pelindung & sekresi
        • terdapat pada : permukaan ovarium, testis, lensa mata, nefron ginjal, kelenjar tiroid
      • Epitel kubus berlapis banyak --> fungsi sbg pelindung gesekan & pengelupasan, absorpsi dan sekresi
        • terdapat pada : folikel ovarium, permukaan ovarium, testis, saluran kel. minyak, kelenjar keringat pada kulit
    • Epitel Silindris (Kolumnar) : ciri-ciri =>berbentuk batang, nukleus bulat di dasar sel
      • Epitel silindris selapis --> fungsi sbg penyerapan nutrisi di usus & sekresi
        • terdapat pada : kelenjar pencernaan, jonjot usus, kantung empedu, lambung, usus
      • Epitel silindris berlapis  --> fungsi sbg pelindung dan sekresi
        • terdapat pada : laring, faring, trakea, dan kelenjar ludah
    • Epitel Transisional : ciri-ciri => berlapis-lapis, dapat berubah bentuk & permukaan lapisannya bisa menggembung
      • terdapat pada : ureter, uretra, kantung kemih
    • Epitel Kelenjar : jaringan epitel khusus yang berperan dalam sekresi
      • Endokrin => tidak punya saluran khusus, apa yang dikeluarkan akan diedarkan melalui darah. Contoh : hormon
      • Eksokrin => punya saluran khusus. Contoh : ludah, keringat, air mata, air susu
B.JARINGAN IKAT
  • jaringan yang paling banyak terdapat di dalam tubuh
  • berfungsi sebagai :
    • penyokong dan memperkuat jaringan tubuh
    • pelindung/proteksi
    • menyimpan energi
    • sirkulasi (pada jaringan darah =>termasuk jaringan ikat khusus)
  • terdapat macam-macam serat penyusun jaringan ikat : kolagen, elastin, dan retikuler
  • terdapat beberapa macam sel penyusun jaringan ikat : 
    • sel fibroblas => berbentuk serat utk sekresi protein
    • sel lemak (sel adiposa) =>khusus utk menyimpan lemak
    • sel plasma =>sel yg memproduksi antibodi
    • sel makrofag =>sel yg bersifat fagositosis
    • sel tiang (mast cell)=> sel yang memproduksi heparin dan histamin
  • jenis-jenis jaringan ikat
    • jaringan ikat longgar => fungsi sebagai pembungkus
      • terdiri dari sel makrofag, sel plasma, dan sel tiang
      • terdapat di selaput perut, saluran pencernaan, pembungkus pembuluh darah, akson saraf & kulit
    • jaringan ikat padat => fungsi sebagai penghubung antar organ
      • terdiri dari :
        • ligamen --> menghubungkan tulang dengan tulang
        • tendon --> menghubungkan otot dengan tulang
        • fasia --> membungkus otot
C.JARINGAN LEMAK (ADIPOSA)
  • tersusun dari sel-sel lemak
  • terdapat pada : seluruh bagian tubuh, di bawah kulit, sekitar persendian, dan disekitar organ dalam
  • fungsi jaringan lemak :
    • sebagai bantalan untuk melindungi organ-organ tubuh dari benturan
    • tempat penyimpanan lemak
    • persediaan cadangan makanan
    • pengatur suhu badan
D.JARINGAN TULANG RAWAN (KARTILAGO)
  • tersusun dari sel tulang rawan (kondrosit) 
  • macam-macam jaringan tulang rawan :
    • kartilago hialin 
      • ciri-ciri : berwarna putih kebiruan, daya elastisitas tinggi, terbanyak di dalam tubuh, namun paling lemah
      • merupakan rangka sementara pada tahap embrio => selanjutnya akan digantikan menjadi tulang keras dengan proses osifikasi
      • pada individu dewasa, ditemukan pada persendian, ujung tulang rusuk, dan saluran pernafasan (faring, laring, trakea)
    • kartilago elastin
      • ciri-ciri : tersusun dari serat elastin, berwarna kuning, dan terbentuk dari selaput tulang rawan (perikondrium)
      • terdapat pada : cuping hidung, daun telinga, dan epiglotis
    • kartilago fibrosa/ fibroblas
      • ciri-ciri : tersusun dari serat kolagen, berwarna gelap dan keruh, jaringan tulang rawan yang paling kuat
      • terdapat pada : hubungan antara ruas-ruas tulang belakang dan tendon
E.JARINGAN TULANG KERAS (OSTEON).
  • tersusun dari sel-sel tulang (osteosit) --> osteosit dibentuk oleh osteoblas
  • unit dasar tulang disebut SISTEM HAVERS yang terdiri dari :
    • lamela =>lapisan konsentris yang mengelilingi sistem havers
    • lakuna => ruangan yang berisi osteosit
    • osteosit => sel tulang keras. diselubungi oleh lakuna. Osteosit yang terlepas dari lacunanya akan mempunyai kemampuan menjadi sel osteoprogenitor yang pada gilirannya tentu saja dapat berubah menjadi osteosit lagi atau osteoklas.
    • kanalikuli => Saluran-saluran halus dalam matriks, merupakan tempat uluran sitoplasma dan merupakan penghubung antar osteosit. fungsinya sebagai penyaluran makanan dan mengeluarkan zat sisa
    • saluran havers => berisi pembuluh darah dan saraf 
 



F.JARINGAN OTOT
  • tersusun dari sel-sel otot
  • merupakan alat gerak aktif
  • gerak terjadi karena ada mekanisme kontraksi serat kontraktil --> terdiri dari bagian AKTIN dan MIOSIN
  • dikelompokkan menjadi 3 yaitu : otot polos, otot rangka, dan otot jantung








G.JARINGAN DARAH
  • tersusun dari sel-sel darah dan matriks cair (plasma)
  • fungsi jaringan darah : 
    • mengedarkan sari-sari makanan, hormon, oksigen, sisa metabolisme
    • mencegah infeksi kuman
  • sel-sel darah : eritrosit (sel darah merah), leukosit (sel darah putih), trombosit (keping darah).
  • matriks cair berupa plasma darah => mengandung protein plasma, larutan elektrolit dan bahan terlarut
    • Eritrosit => bentuk bikonkaf, tidak memiliki inti sel dan mengandung Hb untuk mengikat O2 dan CO2
    • Leukosit => memiliki inti sel, tidak mengandung Hb, berfungsi sebagai pertahanan tubuh
    • Trombosit =>berbentuk lempengan, tdk pnya inti --> tp banyak granula, berfungsi utk membantu penghentian keluarnya darah (pembekuan darah)
H.JARINGAN LIMFE (GETAH BENING)
  • tersusun dari serat retikuler dan sel-sel limfosit dan makrofag
  • terdapat pada organ timus, kelenjar limfe, tonsil dan limpa
  • berperan dalam pertahanan tubuh
I.JARINGAN SARAF
  • tersusun dari sel-sel saraf (NEURON)
  • neuron dibedakan menjadi 2 yaitu :
    • neuron sensorik => menerima sinyal dari lingkungan dan mengirimkannya ke saraf pusat
    • neuron motorik => mengirimkan sinyal dari saraf pusat ke bagian tubuh lain.
  • fungsi jaringan saraf =>mengirimkan sinyal-sinyal ke seluruh tubuh